Penyebar Hoax Ijazah Palsu Jokowi Terancam 3 Tahun Penjara

oleh

Berita Unik – Polisi melakukan penangkap terhadap seorang pria muda yang bernama Umar Kholid Harahap ( 28 ), Umar Kholid Harahap di duga menyebarkan kabar bohong ( hoax ) mengenai orang nomor satu di Indonesia yaitu joko widodo dirinya mengatakan di media sosial bahwa jokowi berijazah palsu, atas perbuatannya sendiri Umar Kholid Harahap terancam hukuman pidana selama 3 tahun penjara .

Tersangka saat ini masih dalam pemeriksaan pihak kepolisian ,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo ketika dimintai konfirmasi . Sabtu (19/1/2019).

Umar Kholid Harahap akan di kenakan pasal berlapis  yakni Pasal 14 ayat 2, Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946, dan/atau Pasal 207 KUHP. Dari ketiga pasal tersebut, ancaman hukuman paling tinggi ada di Pasal 14 ayat 2 UU 1/1946. yang berbunyi sebagai berikut :

Baca juga : 4 Posisi Bercinta Untuk Yang Suka Gugup Saat Berhubungan Intim

“Barang siapa menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan, yang dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, sedangkan ia patut dapat menyangka bahwa berita atau pemberitahuan itu adalah bohong, dihukum dengan penjara setinggi-tingginya tiga tahun. ”

Umar menyebarkan hoax ijazah Jokowi palsu lewat akun media sosial Facebook miliknya. Umar beralibi membuat posting-an untuk mencari tahu kebenaran soal ijazah Jokowi palsu.

Polisi menangkap Umar pada Sabtu (19/1) dini hari pukul 00.30 WIB di kediamannya, Bekasi Timur, Jawa Barat.” Umar mangatakan bahwa dirinya sengaja menyebarkan berita hoax tersebut dengan menggunakan akun FBnya , dirinya ingin mengetahui kebenaran mengenai ijazah tersbut ”

Saat ini umar masih dalam penyelidikan pihak kepolisian , pihak penyidik menyita beberapa  bang milik Umar untuk di jadikan sebagai barang bukti gunakan untuk penyelidikan lebih lanjut .

Ijazah SMA  milik orang nomor satu di Indonesia Jokowi dituding palsu lantaran tertulis lulus pada 1980. Umar menganggap SMAN 6 Surakarta tempat Jokowi bersekolah baru berdiri pada 1986. Sementara di ijazah Jokowi tertuliskan SMPP. SMPP adalah Sekolah Menengah Pembangunan Persiapan yang merupakan cikal bakal SMAN 6 Surakarta.

Kepala SMAN 6 Surakarta, Agung Wijayanto, mengatakan Jokowi merupakan siswa SMPP. Dia memastikan ijazah Jokowi tersebut asli.

“Iya benar ijazahnya asli. Cuma memang capnya berbeda, tulisannya SMPP (SMA 6),” .

 

 

ENJOYQQ

Tinggalkan Balasan