Penjelasan Lembaga Survei Soal Data Quick Count Terbalik Di Indosiar

oleh

Berita Terbaru– Potongan video yang menunjukkan quick count di Indosiar sempat viral. Dalam video yang beredar, ada perubahan angka di layar saat stasiun TV menampilkan hasil quick count.

Dalam quick count SMRC semula angka untuk 01 tertulis 44,64 persen dan 02 tertulis 55,34 persen. Kemudian berubah 01 55,34 persen dan suara 02 menjadi 44,64 persen saat suara masuk baru sekitar 39 persen. Hal yang sama terjadi dengan quick count LSI.

Peneliti LSI Denny JA Ade Mulyana menjelaskan tak ada kesalahan dari sampling LSI atau pun kesengajaan dari pihak Indosiar. Hal ini terjadi murni karena human error dan dengan cepat diperbaiki.

Saat itu sekitar pukul 15.00 WIB, Senin (17/4) tertulis data LSI untuk pasangan 01 44,61 persen dan pasangan 02 55,39 persen. Angka ini terbalik, seharusnya memang pasangan 01 yang mendapat 55,39 persen.

Baca Juga Seperti Apakah Cara Memimpin Keduannya Berdasarkan Zodiak Jokowi Dan Prabowo

“Kemarin itu full karena kesalahan teknis. Mungkin saat itu hectic karena data baru masuk. Kita kirim berupa coding, mungkin tertukar karena human error. Hanya tertukar begitu saja,” kata Ade.

Menurut LSI Denny JA, quick count dilakukan dengan metode yang bisa dipertanggungjawabkan. Untuk quick count LSI, margin of errornya hanya satu persen. Akurasi dan ketepatan sangat dijaga.

“Tidak boleh margin of errornya lebih dari 1 persen. Kita nggak boleh main-main dengan quick count tegasnya.

Tadi pagi, quick count LSI sudah di atas 90 persen. Persentase perolehan suara kedua calon tidak jauh berbeda. Jokowi- Ma’ruf Amin mendapat 55,77 persen, sementara Prabowo-Sandi mendapat 44,23 persen.

ENJOYQQ