Hasil Visum Audrey Dinyatakan Tidak Ada Luka , Hotman Paris Curigai Ada Hal Yang Janggal ..

oleh

Berita Terkini – Hotman paris mengatakan bahwa dirinya mencurigai adanya backing atau ada orang yang bermain dibelakang yang ikut membela para terduga pelaku yang melakukan penganiayaan terhadap audrey , hotman mengatakan bahwa kenapa pengurus KPPAD bilang ada luka di beberapa bagian tubuh ? dan kenapa hasil visum rumah sakit berkata lain .

Hal tersebut membuat hotman paris merasa janggal akan hal tersebut , apalagi dengan hasil hukuman yang akan di berikan kepada para terduga kasus penganiayaan tersebut , dan para pelaku mengatakan bahwa mereka memintaa maaf sebesar-besarnya karena sudah mengeroyok audrey , yang merupakan siswi SMP pontianak tersebut .

“Kenapa pasal yang dituduhkan pasal yang ancaman hukuman cuma 3 tahun padahal ada pasal lain yang 6 tahun! Akibatnya tidak bisa ditahan karena ancaman hukuman kurang dari 5 tahun,” tambah sang pengacara.

akibat sejumlah keganjilan tersebut hotman paris memutuskan untuk terbang ke pontianak untuk memeriksa hal tersebut sendiri dan hotman paris ingin mengawal kasus audrey tersebut , karena seperti yang di ketahui bahwa hasil visum dari audrey yang merupakan korban pengeroyokan 12 siswi SMA ini menyatakan tidak ada luka apapun yang menempel di tubuh audrey seperti yang selama ini di beritakan , mendengarkan hal tersebut hotman paris curiga adanya kejanggal di balik semua ini , terlebih lagi salah satu pelaku merupakan anak seorang caleg DPR .

Baca juga : Ramainya Kasus Audrey, 6 Seleb Di Indonesia Juga Pernah Jadi Korban Bully

Kpolresta Pontianak menegaskan tak ada luka apapun yang menempel di di tubuh Audrey, seperti yang selama ini. Kapolresta Pontianak, Kombes M Anwar Nasir menegaskan, dari hasil Visum menujukkan tak ada bengkak di kepala korban. Kondisi mata korban juga tidak ditemukan memar. Penglihatan korban juga normal.

Lebih lanjut Kapolresta mengatakan, untuk telinga, hidung, tenggorokan (THT) tidak ditemukan darah. Terkait dada yang kabarnya ditendang, ternyata tidak ada bekas luka atau memar.

“Kemudian dada tampak simetris tak ada memar atau bengkak, jantung dan paru dalam kondisi normal,” Kondisi perut korban, sesuai hasil Visum tidak ditemukan memar. Bekas luka juga tidak ditemukan.

“Kemudian organ dalam, tidak ada pembesaran,”

Kapolresta  juga menyampaikan hasil dari hasil visum alat kelamin korban dimana selaput darah tidak ada luka robek atau memar , hal tersebut berbeda dengan beberapa hal yang di sampaikan oleh pengawasan anak daerah ( KPPAD ) kalimantan barat yang mengatakan bahwa korban mendapatkan deretan luka fisik .

Ketua KPPAD Kalbar, Eka Nurhayati Ishak juga mengatakan korban mengalami penganiayaan fisik yang cukup parah Bahkan, kata Eka, ada pengakuan bahwa perbuatan pelaku juga terjadi pada bagian organ intim korban hingga menimbulkan bekas luka.

Menanggapi hal tersebut, dalam akun Instagramnya Hotman Paris lantas mempertanyakan pernyataan dari pihak kepolisian Pontianak.

Ia pun mencurigai soal adanya pejabat yang membackingi para terduga pelaku.

Lantas, Hotman Paris meminta agar para wartawan dan publik juga harus terus mengawal kasus Audrey

“Kalau benar ada pejabat dari keluarga diduga pelaku ini harus kita lawan. Mohon kepada para wartawan semuanya di Pontianak harus segera dibeberkan, siapa pejabat kalau benar dia diduga backing di belakang,” tegas Hotman Paris

 

ENJOYQQ

Tinggalkan Balasan